Spanyol Sudah Belajar dari Kekecewaan Dua Tahun Lalu KontakPerkasa Futures, Andres Iniesta bersikeras Spanyol sudah belajar dari kekecewaan tersingkir dini di Piala Dunia dua tahun lalu, sekaligus penuh tekad mempertahankan supremasi di Piala Eropa setelah menjuarainya selama dua edisi terakhir.

Tahun 2014 lalu Spanyol tiba di Brasil sebagai favorit bermodal status juara bertahan dari Piala Dunia 2010, juga titel Piala Eropa 2008 dan 2012. Namun, La Furia Roja malah harus langsung berkemas sedari fase grup.

“Kekecewaan dari apa yang terjadi di Brasil telah memaksa kami untuk lebih fokus daripada sebelum-sebelumnya di turnamen ini,” kata Iniesta seperti dikutip Sky Sports.

“Kami tiba dengan sebuah tanggung jawab sebagai juara (bertahan) dan kami ingin melaju sejauh mungkin. Setiap turnamen berbeda dan saya pikir kami memiliki sebuah skuat bagus dan bisa meraih hasil oke,” tuturnya.

Spanyol akan menghadapi Republik Ceko, Senin (13/6/2016), di laga pertama Euro kali ini. Sejak Euro 2008, saat menang 4-1 atas Rusia, Spanyol belum pernah lagi bisa memenangi partai pertamanya di sebuah turnamen besar.

Di Piala Dunia dua tahun lalu, Spanyol memulai dengan kekalahan 1-5 dari Belanda–yang diikuti kekalahan 0-2 dari Chile untuk mengunci nasib. Tetapi saat meraih titel di Piala Dunia 2010, Spanyol juga mengawali dengan kekalahan 0-1 dari Swiss. Sementara di Euro 2012, Spanyol mengawalinya dengan sebuah hasil seri 1-1 lawan Italia.

“Cuma di akhir turnamen kita akan bisa mengatakan seberapa penting pertandingan pertama. Kami pernah mengawali turnamen penting dengan kekalahan dan tetap juara, dan kami memulai turnamen lain dengan kemenangan tapi tetap kalah,” sebut Iniesta. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.