PT KONTAK PERKASAPound jatuh ke posisi terendah hari Selasa setelah keputusan pengadilan Mahkamah Agung menyatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May harus meminta persetujuan parlemen sebelum memicu proses keluar dari Uni Eropa. Hal itu tampaknya tidak akan mungkin menghambat rencana pemerintah.

GBP/USD menyentuh posisi terendah di 1,2439 dan terakhir di 1,2472, turun 0,47% pada hari ini.

Mahkamah Agung memutuskan dengan 8 voting bahwa pemerintah perlu meminta persetujuan dari parlemen Inggris untuk memicu Pasal 50 Perjanjian Lisbon dalam memulai proses formal mundur dari Uni Eropa, yang dikenal sebagai Brexit.

Pengadilan juga memutuskan bahwa pemerintah tidak harus berkonsultasi dengan parlemen devolusi Skotlandia, Wales atau Irlandia Utara sebelum memicu pasal 50, menghapus rintangan yang mungkin bagi Brexit.

Downing Street mengatakan keputusan itu diharapkan tidak mengubah rencana pemerintah untuk memicu pasal 50 pada akhir Maret mendatang.

“Sangat penting untuk diingat bahwa parlemen mendukung referendum dengan margin enam banding satu dan telah menunjukkan dukungan fleksibel dalam proses keluar sesuai jadwal yang telah kami tetapkan,” kata juru bicara.

Pound juga sedikit lebih rendah terhadap euro, dengan EUR/GBP naik 0,24% di 0,8608 dari 0,8595 sebelumnya.

Juga hari Selasa, data menunjukkan bahwa defisit anggaran Inggris sedikit lebih besar dari yang diharapkan pada bulan Desember.

Pinjaman bersih sektor publik menurun £0,4 miliar menjadi £6,9 miliar bulan lalu, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Kantor Statistik Nasional mengatakan.

Tapi revisi turun angka defisit bulan November yang berarti bahwa Kanselir Philip Hammond sekarang tampaknya lebih mungkin untuk mencapai target pinjaman setahun penuh.

Sementara itu, dolar memantul naik dari posisi terendah tujuh minggu terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, namun kekhawatiran atas kebijakan ekonomi proteksionis Presiden AS Donald Trump terus membebani.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, naik 0,33% pada 100,28, setelah jatuh ke 99,88 malam kemarin, terendah 8 Desember.

Pada hari Senin, Trump secara resmi memutuskan AS keluar dari Pacific Rim Trans-Pacific Partnership (TPP), menjauhkan Amerika dari sekutu Asianya.

Ia juga mengatakan ingin menegosiasikan kembali kesepakatan perdagangan bebas NAFTA antara AS, Kanada dan Meksiko.

Penurunan dolar mencerminkan kekhawatiran atas ketidakjelasan kebijakan dan kekhawatiran bahwa sikap proteksionis tersebut dapat memukul laba perusahaan dan bertindak sebagai hambatan dalam pertumbuhan ekonomi Trump. (hnm) – PT KONTAK PERKASA