PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Pound stabil terhadap dolar pada hari Rabu, satu hari sebelum referendum Inggris Raya tentang keanggotaannya di Uni Eropa, setelah jajak pendapat menunjukkan bahwa suara kampanye “Tinggalkan dan Tetap” berlangsung ketat & seimbang.

GBP/USD berada di 1,4644, bertahan di bawah level tertinggi enam bulan pada hari Senin di 1,4782.

Sebuah jajak pendapat pada hari Selasa kemarin menunjukkan bahwa kampanye Inggris untuk tetap tinggal di Uni Eropa kehilangan posisi memimpin jelang pemungutan suara hari Kamis.

Poling Survation menunjukkan bahwa 45% pemilih mendukung kampanye untuk tetap di Uni Eropa, dengan 44% mendukung Brexit, yang dikenal sebagai suara untuk meninggalkan. 11% ragu-ragu.

Ini dibandingkan dengan suara 45% untuk tetap dan 42% suara untuk tinggalkan dalam survei sebelumnya.

Dua poling yang dirilis pada hari Senin menunjukkan bahwa dukungan untuk Tetap telah memimpin kembali setelah jatuh ke belakang di pekan lalu.

Pound melemah terhadap euro, dengan EUR/GBP naik 0,3% ke 0,7695.

Mata uang tunggal juga lebih tinggi terhadap dolar, dengan EUR / USD naik 0,31% ke 1,1275.

Dolar melemah terhadap yen, dengan USD/ JPY turun 0,33% di 104,40.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, turun 0,23% pada 93,93.

Dolar telah naik sehari sebelumnya setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bahwa kenaikan suku bunga secara bertahap mungkin dibutuhkan, selama testimoninya di hadapan Kongres.

Dia menambahkan bahwa Fed “memonitor dengan cermat perkembangan ekonomi dan keuangan global” serta mengambil pendekatan hati-hati untuk menaikkan suku bunga.

Yellen juga memperingatkan bahwa voting Inggris Raya untuk meninggalkan Uni Eropa bisa memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

Sebelumnya Selasa, Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan ECB siap “dengan segala kemungkinan” atas referendum Brexit.  (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES