Suporter Rusia Menyamar untuk Serang Suporter Inggris dari Dalam KontakPerkasa Futures, Suporter Rusia melakukan segala cara untuk menyerang suporter Inggris. Bak film-film laga, suporter Rusia berkamuflase dengan mengenakan seragam timnas Inggris demi melancarkan serangan.

Hal ini diungkapkan oleh Ian Allsop, salah satu suporter Inggris yang turut menjadi korban dari bentrokan antara suporter timnas Inggris dan Rusia akhir pekan lalu. Allsop mengatakan bahwa beberapa ultras Rusia mengenakan jersey timnas Inggris dan berjalan bersama suporter Inggris sebelum tiba-tiba melayangkan pukulan ke sekelilingnya.

“Mereka mengenakan pelindung rahang, bahkan beberapa memakai seragam timnas Inggris untuk menyamar,” ujar Allsop dikutip dari Mirror.

Selain itu, mereka juga membawa senjata-senjata berbahaya seperti pukulan baseball, sarung tangan beladiri, dan bahkan pisau. Menurut Allsop, suporter Rusia sangat terorganisir dalam melancarkan serangan ini.

“Satu orang berusaha memukulku, tetapi aku berhasil menghindar. Namun, tahu-tahu seseorang sudah melayangkan pemukul baseball-nya ke tanganku.”

“Aku hampir mati. Orang-orang Rusia itu sangat terorganisir,” ucap Allsop lagi.

Seorang suporter Rusia mengakui, beberapa ultras sengaja terbang dari Rusia ke Prancis hanya untuk memberi pelajaran kepada orang-orang Inggris. Suporter tersebut bernama Vladimir, ia adalah salah satu pendukung dari klub Locomotiv Moskow.

“Orang Inggris selalu mengatakan bahwa mereka adalah hooligans sepakbola sesungguhnya. Kami akan menunjukkan bahwa orang-orang Inggris hanyalah gadis kecil,” Ujar Vladimir dikutip dari AFP.

Lebih lanjut lagi, Vladimir mengatakan bahwa ultras garis keras ini memang hanya bertujuan untuk menyerang suporter Inggris, bukan untuk mendukung Russia.

“Misi kami adalah untuk menunjukkan bahwa orang-orang Inggris bukanlah hooligans sejati. Mereka tidak tahu cara berkelahi,” tambah Vladimir lagi.

Akibat kerusuhan akhir pekan lalu, Inggris dan Rusia mendapatkan teguran keras dari UEFA. Jika suporter mereka rusuh lagi, kesebelasan kedua negara bisa saja didiskualifikasi dari Piala Eropa 2016. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.