Terima Kasih Ya.....Terima kasih.. hanya ada 2 kata, tetapi susah untuk diucapkan.

Ketika pasangan kita sudah menjemput kita di tempat kerja, kita malah mengomel karena telat menjemput..

Ketika ayah atau ibu kita sudah membelikan mainan (waktu kecil), kita bilang “mainannya sudah kuno” atau “mainannya kok jelek”..

Ketika adek tercinta menunjukkan “hasil karya”nya untuk kita, kita malah mengkoreksi tanpa melihat wajah sedih sang adik..

Ketika Bpk tukang becak sudah mengantarkan kita sampai di tujuan walau letih, kita membayar dengan menggerutu, kata hati “jarak deket, tapi kok mahal banget”

Hal-hal di atas adalah contoh sepele yang biasa terjadi di lingkungan kita, kita terkadang masih suka atau hobi untuk mengkoreksi atau mengomentari semua hal, tanpa terkecuali.

Terima kasih… hanya itu yang perlu kita katakan untuk mereka, orang-orang yang sudah memberikan tenaga dan jerih payahnya untuk melakukan sesuatu untuk kita. Tidak peduli itu keluarga, pasangan, tetangga, bahkan supir angkot ataupun abang becak..

Coba sesekali kita melihat wajah-wajah orang yang kita sayangi tertidur lelap. Batapa manisnya.. terkadang saya pun bisa menitikkan air mata bila melihat orang tua saya tertidur. Saya bisa melihat betapa lelahnya mereka mengais rejeki untuk anak-anaknya, tetapi kita tidak berterima kasih, malah menganggap hal itu adalah hal yang biasa.. (Hah??) Pernahkah kamu melihat pasangan kita yang suka rela untuk menjemput kita walau hujan membasahi bumi kita.. Padahal, bisa saja kan dia malah tidur di rumah, atau malah minum kopi atau teh yang panas… (hm…jauh lebih nikmat kan?) Atau, pernahkah melihat perjuangan adek kita untuk mencoba melukis wajah kita dengan semangatnya, walau muka dan tangannya tercoreng dengan crayon? Tetapi ketika dengan semangatnya dia menunjukkan pada kita, kita malah mencercanya… Padahal, bisa saja kan dia malah mengobrak-abrik rumah dengan mainannya? (bisa saya bayangkan, betapa marahnya Anda, ketika dia melakukannya)…

Yaah.. memang terkadang kita menginginkan segala sesuatunya berjalan sesuai dengan apa yang kita mau. Tetapi, ketika kita bisa memberikan reward (baca: penghargaan) kepada orang-orang tersebut, maka saya bisa jamin, kita juga bisa mendapatkan yang lebih baik lagi. Penghargaan yang saya maksudkan, bukan sejumlah uang ataupun hadiah. Hanya 2 kata yang “ampuh”… TERIMA KASIH..

 

Artikel: kontakperkasa futures.