PT KONTAK PERKASA FUTURES – Carlos Tevez mengaku langsung ditelepon Antonio Conte untuk bermain di Chelsea. Meski demikian, Tevez menolak karena ingin pensiun di Boca Juniors.

Masa depan Tevez saat ini tengah dispekulaskan menyusul kekalahan Boca Juniors di semifinal Copa Libertadores dari tim debutan Independiente del Valle beberapa waktu lalu.

Tevez yang kecewa berat pun disebut-sebut membuka peluang untuk kembali lagi bermain di kompetisi Eropa dan itulah yang dimanfaatkan oleh sejumlah klub seperti Chelsea serta West Ham United.

The Blues lantas disebut-sebut paling ngebet mendatangkan Tevez. Apalagi ada sosok Antonio Conte sebagai manajer yang membawa Tevez ke Juventus pada 2013 lalu.

Sayangnya, Tevez tak berminat dengan ajakan Conte yang langsung meneleponnya. Sebab Tevez ingin bertahan di Boca sampai gantung sepatu.

“Setelah kekalahan dari Independiente, kami libur dua hari. Saya terguncang, semua orang di rumah juga begitu. Saya lantas kembali berlatih dan saya bilang ‘Oke, ini semua sudah lewat’,” ujar Tevez kepada Radio La Red seperti dilansir Soccerway.

“Tapi saya berlatih tanpa motivasi. Untuk saat ini saya memikirkan banyak hal, bahkan soalpensiun. Soal pensiun atau lanjut di Boca,” sambungnya.

“Sehari kemudian, Conte menelpon saya untuk bergabung ke Chelsea, dan saya bilang tidak. Saya tidak dalam kondisi baik, dan saya harus memikirkan banyak hal. Ini soal Boca atau pensiun.”

“Anda memikirkan banyak hal, seperti keluarga. Sejak saya datang ke Boca, saya hidup untuk klub ini. Ketika Anda tidak mencapai tujuan Anda, Anda bakal memikirkan banyak hal.”

“Saya hanya harus duduk dan melihat gambaran luasnya, dan menatap ke depan serta melihat apakah saya harus tetap bermain atau tidak,” tutupnya. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES