Topix Reli, Antarkan Bursa Saham Asia MenguatAcuan saham Asia menguat, memperpanjang gain dari level 1 tahun tertingginya yang dipicu oleh reli pada ekuitas Jepang. Mayoritas saham-saham regional kecuali Jepang melemah setelah World Bank memangkas perkiraannya mengenai pertumbuhan ekonomi global.

Japan Drilling Co. menguat 3.1% pada Indeks Topix. Daiichi Sankyo Co. catat gain 1.7%. Beijing Enterprises Holdings Ltd., melemah 4% di Hong Kong.

Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0.3% ke level 144.28 pukul 4:12 sore waktu Hong Kong. Kemarin acuan saham tersebut rebound 11% dari level terendahnya tahun ini pada Februari lalu ditengah tanda-tanda ekonomi China stabili dan ekonomi AS mengalami pemulihan. Indeks MSCI Asia Pacific diluar Indeks Jepang melemah 0.15 ke level 493.90 setelah kemarin ditutup pada level tertingginya sejak Mei 2011 lalu.

World Bank menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global ditengah melemahnya outlook AS, Russia dan China. Bank yang berbasis di Washington tersebut memprediksi bahwa ekonomi dunia tahun ini akan tumbuh 2.8%, dibandingkan dengan proyeksi Januari lalu sebesar 3.2%. Prediksi ekonomi AS diturunkan sebesar 2.1% dari sebelumnya 2.8%, sementara perkiraan ekonomi Brazil, Russia, India dan China juga menurun. Perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2015 tetap berada pada angka 3.4%.

Artikel: kontakperkasa futures.