PT KONTAK PERKASA FUTURESPelatih Torino Sinisa Mihajlovic kecewa berat setelah timnya disingkirkan AC Milan di babak 16 besar Coppa Italia. Mihajlovic menyebut Il Toro kalah karena melakukan “aksi bunuh diri”.

Torino tersisih usai menyerah dengan skor 1-2 dari Milan di San Siro, Jumat (13/1/2017) dinihari WIB. Padahal, mereka unggul 1-0 hingga turun minum berkat gol Andrea Belotti pada menit ke-27.

Di babak kedua, Torino balik tertinggal hanya dalam waktu sekitar tiga menit. Gol Juraj Kucka pada menit ke-60 membuat skor jadi berimbang 1-1 sebelum Giacomo Bonaventura menjebol gawang Joe Hart tiga menit kemudian untuk membawa Milan memimpin 2-1.

“Kami cuma bisa menyalahkan diri kami sendiri karena kami melakukan bunuh diri. Menyakitkan tersingkir seperti ini karena kami mendominasi babak pertama, lalu pada babak kedua agak malas dan Milan mencetak dua gol dalam tiga menit,” ucap Mihajlovic kepada Rai Sport.

“Ini menyakitkan karena kami kalah dua kali dari Milan musim ini tanpa menjadi inferior selama 90 menit. Kami memuji mereka dan siap disalahkan karena sudah membuang keunggulan,” tuturnya.

“Ketika unggul, kami seharusnya menghabisi Milan, tapi kami malah terlalu sering menyia-nyiakan serangan balik. Kami melakukan hal serupa saat melawan Sassuolo (yang berakhir imbang 0-0), tidak membuat dominasi kami jadi berarti lewat gol-gol, dan pada akhirnya Anda harus membayarnya,” kata Mihajlovic.

Torino akan kembali bertemu Milan pada Senin (16/1/2017) mendatang dalam lanjutan Serie A dan akan gantian jadi tuan rumah. (hnm) – PT KONTAK PERKASA FUTURES