Udang Indonesia Kuasai Pasar Amerika Serikat KontakPerkasa Futures, Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Ni Made Ayu Marthini, menyatakan Indonesia mencetak rekor sebagai penguasa ekspor udang ke AS dengan nilai 93,5 juta dolar AS, atau mendominasi dengan menguasai pangsa pasar sebesar 22,7 persen. Produk udang yang merajai adalah shrimp warm water peeled frozen.

Menurut Made, Indonesia harus bisa mengawal momentum kinerja ekspor yang sudah baik ini agar terus meningkat sepanjang tahun. Indonesia juga harus menjaga agar hama penyakit yang sedang dialami oleh produsen udang lainnya di dunia tidak terjadi di dalam negeri.

“Produk udang adalah top seafood yang diminati pasar AS sehingga peluang bisnisnya sangat menjanjikan,” ujar Made dalam siaran persn yang diterima Republika, Rabu (18/3).

Made mengatakan, hal utama yang perlu dijaga dalam mempertahankan posisi Indonesia adalah dengan memastikan kualitas produk udang yang diproduksi adalah yang terbaik, serta memenuhi standar kesehatan dan keselamatan.

Tren permintaan AS untuk produk ikan yang semakin meningkat merupakan peluang bisnis bagi petani dan pengusaha udang nasional. “Apalagi kita sedang berupaya untuk membangun sumber daya maritim sebagai sumber kekuatan ekonomi terbarukan,” kata Made.

Kebutuhan pasar serta konsumsi ikan dan produk ikan di AS sangat tinggi. Berdasarkan US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) lebih dari 90 persen pasar ikan dan produk ikan di AS diisi melalui impor.

The US Food and Drug Administration (FDA) dan US Environmental Protection Agency (EPA) menghimbau  masyarakat AS agar mengkonsumsi ikan, terutama untuk ibu menyusui, ibu hamil, dan anak-anak.

Perkembangan tersebut menunjukkan, bukan produk udang saja yang memiliki peluang pasar di AS, namun juga produk perikanan lainnya, seperti tuna, kepiting, dan produk olahan (kaleng).

Pada 2014, total ekspor produk fish and seafood Indonesia ke AS mencapai 1,3 miliar dolar AS, sedangkan total ekspor produk udang mencapai sekitar 1,1 miliar dolar AS.

“Angka ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu eksportir utama perikanan dan produk perikanan ke AS, terutama produk udang” ujar Made menerangkan. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.