Untuk Tampil di F1, Rio Haryanto Harus Turunkan Berat Badan KontakPerkasa Futures, Rio Haryanto punya segudang pekerjaan rumah untuk bisa balapan di Formula 1 pada tahun depan. Tidak hanya masalah administratif, Rio juga dituntut untuk menjaga berat badannya.

Rio harus menurunkan berat badan untuk menyesuaikan diri dengan ukuran kokpit mobil F1 dan supaya mobilnya tidak terlalu berat. Hal itu yang akhirnya membuat Rio saat ini harus diet ketat. Setidaknya, dia harus menurunkan berat badan sebanyak 2 sampai 3 kilogram.

“Ya untuk masuk ke F1, berat badan itu sangat krusial ya karena limit mobil dan driver sendiri sudah menurun. Jadi driver-nya memang harus seringan mungkin. Saya sendiri sudah persiapan fisik untuk itu. Jadi walau berat badan turun tapi harus tetap berenergi,” kata Rio.

Berkat latihan fisik selama beberapa bulan, berat badan Rio pun kini sudah mencapai 63 kilogram. Itu adalah berat badan ideal yang diminta Manor, yang kemungkinan besar akan dia bela di F1 tahun depan.

‎”Kemarin sempat 66 kg, sekarang sudah turun sekitar 3 kg, tinggal sekarang dijaga saja supaya tetap stabil,” ungkapnya.

Tak hanya fisik, Rio juga terus menjaga fokus dan mentalnya. Meski sudah kenyang pengalaman di GP2, namun bagi Rio tetap ada perbedaan ketika balapan F1.

“‎Yang pasti untuk seri pertama buat pebalap F1 pasti ada adrenalin, dan juga rasa kaget, karena memang bisa balapan di F1 itu adalah mimpi semua pebalap. Jadi mesti banyak konsentrasi, karena pasti beda dengan balapan GP2 dari segi pressure, adrenalin, dan lainnya. Tapi nanti ada sesi latihan, jadi bisa buat membiasakan diri,” katanya.

Hal lain yang mungkin dilakukan Rio, biasanya jelang balapan ia suka menyendiri.

“Yang pasti untuk membiasakan saya lebih suka menyendiri beberapa menit jelang balap. Ini salah satu cara untuk menenangkan pikiran. Atau jika memang mood-nya lagi excited banget biasanya dengerin musik,” pungkasnya. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.