Van Gaal Inginkan Jeda Musim Dingin KontakPerkasa Futures, Louis van Gaal menyebut tidak adanya jeda musim dingin di Premier League sebagai “hal paling jahat”. Menurut manajer Manchester United itu, tidak adanya jeda membuat para pemain kelelahan di akhir musim.

Tidak seperti di Serie A, La Liga, Bundesliga, maupun Eredivisie, Premier League tak punya jeda di musim dingin. Saat pemain-pemain di liga lain menikmati libur, para pemain di Liga Inggris justru harus menjalani jadwal yang lebih padat di periode Natal dan tahun baru.

Menurut Van Gaal, situasi seperti ini justru merugikan sepakbola Inggris, baik klub maupun tim nasionalnya. Pria asal Belanda itu pun mendesak adanya perubahan.

“Tidak ada jeda musim dingin dan saya pikir itu adalah hal paling jahat dari kultur ini. Itu tidak baik untuk sepakbola Inggris,” ujar Van Gaal yang dikutip Sky Sports.

“Itu tak baik untuk klub-klub atau tim nasional. Saya pikir Anda harus mengubahnya,” lanjut Van Gaal.

“Sudah berapa lama Inggris tak memenangi apa-apa? Karena semua pemain kelelahan di akhir musim,” katanya.

Van Gaal menambahkan, kerasnya kompetisi domestik juga menyulitkan klub-klub Inggris untuk bisa berprestasi di Eropa.

“Premier League adalah liga yang paling sulit untuk dimenangi karena tingginya level tim-tim yang berkompetisi. Anda tak bisa dengan mudah mengalahkan tim mana pun,” tuturnya.

“Setiap tim adalah sebuah tantangan. Ini adalah sebuah ‘balapan tikus’ dan Anda juga harus main di Liga Champions. Itu tidak gampang dan itulah kenapa tim-tim Inggris dalam beberapa tahun terakhir tidak memenangi Liga Champions. Itu karena perbedaan di liga,” katanya. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.