26d4d7d71495373d1ddf46373f2c0e41Brent turun untuk hari kedua pasca Goldman Sachs Group Inc memangkas perkiraan harga minyak mentah, sehingga memprediksi pertumbuhan pasokan dari produsen non-OPEC akan melebihi permintaan. Sementara West Texas Intermediate stabil di New York.

Kontrak berjangka turun sebesar 0,5 persen di London, memperpanjang penurunan pasca turun dalam lima pekan terakhir. Output dari produsen di luar Amerika Utara termasuk Brasil dan Azerbaijan akan mengakibatkan percepatan kelebihan pasokan pada 2015 nanti, menurut Goldman Sachs. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), dijadwalkan akan melakukan pertemuan di Wina bulan depan.

Brent untuk pengiriman Desember turun sebesar 40 sen ke level $ 85,73 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London dan berada di level $ 85,95 pukul 11:17 pagi waktu Singapura. Kontrak tersebut turun 70 sen ke level $ 86,13 pada 24 Oktober kemarin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sekitar 47 persen di bawah RSI 100-hari. Sementara harga turun 22 persen tahun ini.

WTI untuk pengiriman Desember naik sebesar 8 sen ke level $ 81,09 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah patokan AS di diskon berada di level $ 4,88 dibandingkan Brent. Selisih pada 24 Oktober di level $ 5,12, merupakan yang terbesar di bulan ini berdasarkan harga penutupan. (vck)

Sumber: Bloomberg