PT KONTAK PERKASA FUTURES – Yen dan Aussie sedikit menguat di sesi Asia, Rabu, menjelang survei harga diharapkan menggerakkan pasar.

USD/JPY berpindah ke 104,08, turun 0,14%, sedangkan AUD/USD diperdagangkan pada 0,7647, naik 0,01%.

Di Jepang, indeks harga jasa perusahaan kemungkinan naik 0,2% tahun-ke-tahun pada bulan September.

Di Australia, CPI kuartal ketiga terlihat naik 0,5% kuartal-ke-kuartal dan 1,1% tahun-ke-tahun.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,05% ke 98,69.

Semalam, dolar mencapai level tertinggi multi-bulan terhadap mata uang utama lainnya, setelah harapan kenaikan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve mendukung permintaan, sementara itu sterling ditekan lebih rendah.

Harapan suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan dolar dengan membuat mata uang tersebut lebih menarik menghasilkan-keuntungan bagi investor.

Pada hari Senin, Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan bank sentral AS dapat menaikkan suku bunga tiga kali antara sekarang dan akhir tahun depan asalkan prospek inflasi dan pasar tenaga kerja tetap berada dalam jalur.

Pertemuan Fed berikutnya di bulan November, tetapi kenaikan suku bunga menjelang pemilihan presiden dipandang sebagai hal yang tidak mungkin.

Investor saat ini menghargai kesempatan 78,3% dari kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed bulan Desember; menurut dana federal berjangka terlacak oleh Perangkat Pemantau Suku Bunga Fed.

Pound kembali tertekan rendah setelah Gubernur Bank of England Mark Carney mengatakan bank sentral harus mempertimbangkan kenaikan inflasi baru-baru ini dalam mendukung perekonomian dengan suku bunga rendah.

Pernyataan itu terjadi setelah Carney bertestimoni tentang konsekuensi ekonomi dari referendum Brexit sebelum Komite Urusan Ekonomi di House of Lords.

Carney juga mengatakan hal yang frustasi memiliki suku bunga sangat rendah dalam waktu lama, tetapi menambahkan bahwa fokus bank berada dalam kekuasaannya untuk menghasilkan inflasi saat diperlukan. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES