PT KONTAK PERKASA FUTURES – Yen melemah di sesi Asia, Kamis (29/9) dengan investor mengolah pemangkasan produksi yang disetujui oleh anggota OPEC dan meneruskan diskusi tentang kemungkinan kenaikan suku bunga Fed di bulan November setidaknya satu pemilih FOMC mengatakan hal tersebut akan dibahas.

Presiden Federal Reserve Cleveland Loretta Mester mengatakan, Rabu, bahwa FOMC November akan menjadi “pertemuan yang aktif” dan mengulangi pandangannya tentang kenaikan lain merupakan hal yang tepat.

USD/JPY berpindah ke 100,91, naik 0,22%, sedangkan AUD/USD diperdagangkan pada 0,7693, naik 0,01%.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terakhir dikutip pada 95,31.

OPEC mengejutkan pasar Rabu dan sepakat dalam pembatasan produksi di bawah formula untuk memotong output ke range 32,5 juta – 33 juta barel minyak per hari dari 33,4 juta.

Semalam, dolar beringsut naik terhadap mata uang utama lainnya, setelah data AS yang positif dalam pesanan barang tahan lama, meskipun investor tetap berhati-hati atas hasil pertemuan antara produsen minyak utama.

Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa pesanan barang tahan lama tetap tidak berubah di bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 1,4%. Pesanan bulan Juli direvisi turun menunjukkan peningkatan di 3,6% dari keuntungan yang dilaporkan sebelumnya 4,4%.

Pesanan barang inti tahan lama, terkecuali item transportasi yang volatil, turun 0,4% di bulan lalu, sejalan dengan perkiraan.

Perangkat Monitor Suku Bunga Fed Investing.com menunjukkan pasar melihat kesempatan 10,3% dari kenaikan suku bunga pada bulan November.  (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES