PT KONTAK PERKASA FUTURES – Yen melemah pada hari Senin di sesi perdagangan Asia pada hari dengan data regional yang ringan dan investor menatap pada kata sambutan Ketua Fed AS di akhir pekan ini.

USD/JPY berpindah ke 100,51, naik 0,29%, sedangkan AUD/USD diperdagangkan pada 0,7617, turun 0,14%.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terakhir dikutip pada 94,48.

Pada minggu ini, pedagang akan fokus pada pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang sangat diantisipasi untuk petunjuk baru waktu kenaikan suku bunga AS berikutnya.

Pedagang juga akan melihat data survei aktivitas bisnis zona euro Selasa tentang sinyal baru kesehatan perekonomian wilayah menyusul referendum Inggris keluar dari Uni Eropa di awal musim panas.

Di tempat lain, data inflasi Jepang juga akan menjadi fokus dengan investor menilai perlunya stimulus lebih lanjut dalam ekonomi terbesar ketiga di dunia itu.

Pekan lalu, dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat, memantul dari tujuh minggu terendah setelah komentar Presiden Federal Reserve San Francisco John Williams yang menghidupkan kembali beberapa harapan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Peluang kenaikan suku bunga jangka pendek kembali menjadi fokus setelah Presiden Fed San Francisco John Williams mengisyaratkan dukungannya untuk kenaikan suku bunga di bulan September dalam pidato Kamis lalu.

“Dalam konteks ekonomi domestik yang kuat dengan momentum yang baik, masuk akal untuk kembali dalam laju bertahap peningkatan suku bunga, sebaiknya lebih awal daripada kemudian,” katanya.

Pidato Williams tersebut hanya bagian terbaru dari retorika hawkish pejabat Fed tingkat atas. Awal pekan ini, Presiden Fed New York dan Atlanta William Dudley dan Dennis Lockhart keduanya mengatakan kenaikan suku bunga mungkin terjadi.

Menurut Perangkat Monitor Suku Bunga Fed Investing.com, investor menghargai kesempatan 12% dari kenaikan suku bunga pada bulan September. Peluang Desember berada di sekitar 46%.

Meskipun raih keuntungan di hari Jumat, greenback masih berakhir dengan kerugian mingguan 1,25% di tengah debat waktu kenaikan suku bunga AS berikutnya.

Risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan Juli yang diterbitkan awal pekan ini menunjukkan anggota komite tetap terbagi tentang waktu kenaikan suku bunga berikutnya, meskipun ada kesepakatan umum bahwa membutuhkan lebih banyak data sebelum langkah tersebut terjadi. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES