PT KONTAK PERKASA FUTURES – Yen terpukul jatuh ke posisi terendah dua minggu terhadap dolar pada hari Selasa setelah ekspektasi stimulus ekonomi baru di Jepang meningkatkan keinginan berinvestasi, sementara pound naik sekitar 1% karena ketidakpastian politik di Inggris Raya mulai mereda.

USD/JPY mencapai level tertinggi di 103,62, tertinggi sejak 24 Juni dan terakhir di 103,01.

Pasangan ini naik 2,2% pada hari Senin, satu hari persentase kenaikan terbesar sejak Oktober tahun 2014.

Yen melemah setelah koalisi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meningkatkan kursi mayoritas di majelis tinggi dalam pemilihan parlemen pada hari Minggu.

Kemenangan koalisi Abe meningkatkan harapan paket baru langkah-langkah stimulus untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Yen telah naik ke level tertinggi multi-tahun dalam beberapa pekan terakhir setelah Inggris keluar dari Uni Eropa memicu kekhawatiran atas prospek ekonomi global.

Sementara itu, pound menguat terhadap dolar, dengan GBP/USD naik 1,06% ke 1,3125, berbalik naik dari posisi terendah 31 tahun pasca-Brexit di 1,2794 yang terjadi Rabu lalu.

Sterling mendapat dukungan dari Theresa Mei yang berhasil menjadi penerus Perdana Menteri David Cameron, menghapus beberapa ketidakpastian politik yang telah memukul mata uang tersebut sejak dari voting Brexit.

Tetapi prospek pound masih berkabut di tengah meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga dari Bank of England pada akhir pertemuan kebijakan di hari Kamis nanti.

BoE berpotensi menurunkan suku bunga ke rekor terendah baru dan meningkatkan langkah-langkah pelonggaran kuantitatif untuk melindungi ekonomi Inggris Raya dari kejatuhan Brexit.

BoE mengatakan pihaknya memperkirakan ekonomi akan mengalami perlambatan karena ketidakpastian yang disebabkan oleh referendum untuk meninggalkan Uni Eropa.

Gubernur BoE Mark Carney akan berpidato tentang laporan stabilitas keuangan yang diterbitkan oleh bank minggu lalu sebelum Komite Treasury Parlemen pada hari Rabu dan diperkirakan akan menghadapi pertanyaan tentang dampak ekonomi dari Brexit.

Euro juga menguat terhadap dolar, dengan EUR/USD naik 0,5% di 1,1111.

The Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, turun 0,46% ke 96,14. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES